6.13.2009

Penataan Ruang Tidur Ideal

RUANG tidur adalah salah satu ruang terpenting di dalam rumah. Karena ruang ini merupakan area pribadi sang pemilik. Setiap hari, kita menghabiskan waktu beberapa jam di dalamnya untuk tidur dan beristirahat. Sehingga diperlukan penataan senyaman mungkin di ruang ini.
Faktor terpenting yang dapat dilakukan untuk menata ruang tidur adalah penataan cahaya matahari. "Karena berfungsi sebagai tempat tidur dan beristirahat, maka cahaya matahari dalam ruang tidur harus cukup. Hal ini menjadi pertimbangan terpenting agar ruang melepas lelah setelah seharian beraktivitas itu senantiasa sehat dan tidak lembap," ungkap Desainer Interior Husni Saleh.Menurutnya, dalam menghadirkan furnitur dan elemen penunjang lainnya dalam ruang ini, maka harus selalu melihat ukuran ruang yang digunakan.
"Kalau ruang tidur ini luas, maka dapat dilengkapi dengan bench sebagai tempat penyimpanan yang tertutup. Sehingga peti di ujung ranjang ini akan berfungsi maksimal sebagai tempat menaruh bedsheet, selimut ekstra atau baju yang belum dipakai. Bahkan bila memungkinkan dapat melengkapinya dengan sofa one seater lengkap dengan ottoman sebagai tempat membaca," beber almamater Institut Teknologi Bandung jurusan Desain itu.
Konsep ruang tidur sebagai area untuk beristirahat, sambungnya, perlu ditata dengan warna yang tepat agar dapat menunjang kesan nyaman. Karena itu, hindari pemakaian warna yang akan membuat pemakainya stres, seperti warna melelahkan seperti kuning tua atau merah.
"Agar ruang tidur memberi perasaan nyaman pada penghuninya, maka pilihlah warna-warna yang kalem (soft) seperti warna krem, hijau pastel, pink pastel atau biru muda. Tapi, bukan berarti warna-warna ngejreng tidak dapat digunakan. Warna merah, kuning atau oranye tetap dapat dipakai sebagai aksen di salah satu bidang dinding, terutama di dinding headboard," kata pria yang pernah menjadi asisten dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta itu.
Tak hanya bidang dinding saja, lanjut Husni, langit-langit sebagai elemen yang sering dilihat saat berbaring sebaiknya jangan dibiarkan polos. Yaitu dengan menambahkan warna, motif atau ekstra lighting agar tidak monoton.
"Untuk menambahkan corak di sini bisa dengan memberikan lukisan dekoratif atau melapisinya dengan wallpaper. Namun pemilihan warna dan motifnya harus memberi kesan istirahat seperti motif awan atau motif wallpaper dengan warna soft. Karena warna yang gelap justru akan memberi kesan ruangan terasa sumpek," imbuhnya.
Sedang pada tata pencahayaannya, selain dari pencahayaan alami yang berasal dari jendela maupun pintu, maka perlu mengoptimalkan pencahayaan buatan. "Agar membawa dan mendukung suasana yang ingin dihadirkan, maka sebaiknya pencahayaan dioptimalkan melalui pemilihan beberapa model. Sehingga dapat menyesuaikan kondisi yang dikehendaki, baik itu kondisi terang maupun gelap," jelas owner Aesthetic Home yang bergerak di bidang home furnishing ini.
Masih menurutnya, aksesori ruang berupa jam dinding penting dihadirkan dalam ruang tidur. "Jam dinding yang diletakkan menghadap ke arah pemiliknya harus ada untuk mengetahui waktu. Bahkan, bila tidak memungkinkan dapat menggunakan jam weker yang ditaruh di atas meja," tukas Husni seraya menuturkan dapat melengkapi area ini dengan lukisan di atas headboard serta cermin untuk memberi kesan luas itu. (mbs)

0 komentar:

Posting Komentar

n3W c0mEnt

Entri Populer

>> Where Are You Come From

Google+ Followers

Created Copy Faste by : ||DMC|| ©_2009

;